5/08/2017

Pengertian dan Prinsip serta Sejarah Singkat Fotografi Dunia

Fotografi, mungkin kata ini dikenal oleh sebagian orang saja yang akrab dengan dunia kamera atau dunia model. Bagi sebagian orang kata ini terdengar cukup asing, mungkin kalau foto saja hampir seluruh lapisan masyarakat mengetahuinya, namun dengan adanya penambahan kata grafi dibelakangnya membuat sedikit sulit mengartikan atau memahaminya. Bagi kalian yang mengaku menyukai atau memiliki hobby fotografi jangan sampai tidak tahu pengertian dasar dari kata ini. Karena sebagai orang yang memang ingin atau sudah terjun menekuni fotografi wajib tahu dasar – dasarnya terlebih dahulu termasuk asal usulnya, atau gampangannya harus tahu sejarahnya terlebih dahulu.

Fotografi dalam bahasa Inggris adalah "Photography" yang sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yaitu "photos" yang berarti cahaya dan "Grafo" yang berarti melukis atau menulis adalah proses menulis atau melukis dengan menggunakan media cahaya. Secara umum, fotografi adalah "Proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek tertentu dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka terhadap cahaya"
Fotografi dalam bahasa Inggris adalah "Photography" yang sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yaitu "Photos" yang berarti cahaya dan "Grafos" yang berarti melukis atau menulis adalah proses melukis atau menulis dengan menggunakan media cahaya. Secara umum, fotografi adalah Proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek tertentu dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka terhadap cahaya

Pengertian Fotografi

Fotografi merupakan sebuah kata yang sering kita dengar baik itu secara langsung (secara verbal atau dari mulut ke mulut) maupun secara tidak langsung misalnya melalui media cetak atau televisi. ketika mendengar kata tersebut pertama kali pasti yang terlintas dalam benak pikirian kita adalah kata "Foto" saja. Banyak orang awam yang beranggapan fotografi itu adalah tukang foto (orang pekerjaannya memfoto orang lain). Padahal kalau kita pelajari lagi lebih mendalam itu merupakan sesuatu hal yang sangat berbeda. Tukang foto mungkin lebih ke arah fotografer bukan fotografi, karena fotografer merupakan istilah yang diberikan kepada seseorang yang pekerjaannya memfoto objek, objeknya bisa berupa manusia atau benda mati.

Banyak diantara kita yang mengenal kata fotografi tetapi tidak tahu apa itu pengertian dari fotografi. Di sini saya akan share sedikit mengenai hal tersebut. Fotografi dalam bahasa Inggris adalah "Photography" yang sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yaitu "photos" yang berarti cahaya dan "Grafo" yang berarti melukis atau menulis adalah proses menulis atau melukis dengan menggunakan media cahaya. Secara umum, fotografi adalah "Proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek tertentu dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka terhadap cahaya". Alat yang paling populer dan dikenal orang diseluruh belahan dunia untuk menangkap cahaya ini adalah "Kamera".

Apa prinsip Fotografi itu?

Prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan cahaya sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut "Lensa").

Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar atau foto, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO atau ASA, Aparture, dan Shutter Speed. Kombinasi antara ISO, Aparture dan Shutter Speed disebut sebagai "Exposure" atau dikenal juga dengan sebutan “Segitiga Exposure”.

Fotografi sekarang ini mengalami perkembangan yang cukup pesat, selain itu fotografi juga bukan hanya sekedar sebagai gaya hidup, hal ini dimulai semenjak munculnya era digital dan berkembangnya media social seperti facebook, twitter, instagram, path dan masih banyak yang media social lainnya.

Sejarah singkat Fotografi

Pada tahun 1614, Angelo Sala menggunakan perak nitrat yang dibakar oleh sinar matahari dengan kertas yang dibungkus. Penemuan dengan efek sinar matahari ini dianggap kurang berguna oleh ilmuan lainnya.

Tahun 1717, Johann Heirich Schulze, seorang professor berkebangssan Jerman yang menggunakan botol berisi perak nitrat dan kapur secara tidak sengaja ada didekat jendela. Campuran ini membuat menjadi gelap dengan sebagian berwarna putih dan membuat garis pada botol tersebut. Seorang ahli kimia bernama Carl Wilhelm Scheele menemukan ammonia larut dalam perak nitrat tetapi bukan partikel gelap. Penemuan ini kemudian digunakan untuk menstabilkan suatu gambar perak nitrat, hal inilah kemudian dianggap sebagai salah satu penemuan eksperimen fotografi.

Tahun 1800, seseorang bernama Thomas Wedgwood menangkap gambar dengan sebuah kamera obskura. Sayangnya Wedgwood keburu meninggal dunia pada usia 34 tahun sekitar tahun 1805. “Boulevard du Temple”, daguerreotype dibuat oleh Louis Daguerre pada tahun 1838 sebagai awal dari foto pertama dengan objeknya manusia yang ada di dalam foto tersebut.

Tahun 1816, Nicephore Niepce menggunakan kertas yang dibungkus perak nitrat berhasil membuat foto dengan sebuah kamera kecil. Kemudian sejarah terus berjalan, saya akan uraikannya secara singkat dari tahun ke tahun.

1822-Joseph Nicephore Niepce membuat sebuah foto Heliografi yang pertama dengan subjek Paus Pius VII, menggunakan proses heliografik. Salah satu foto yang bertahan hingga sekarang dibuat pada tahun 1825.

1826-Joseph Nicephore Niepce membuat foto pemandangan yang pertama, yang dibuat dengan pajanan (exposure) selama 8 jam.

1835-William Henry Fox Talbot menemukan proses fotografi yang baru.

1839-Louis Daguerre mematenkan daguerreotype.

1839-William Henry Fox Talbot menemukan proses positif atau negatif yang disebut Tabotype.

1839-John Herschel menemukan film negatif dengan larutan Sodium thiosulfate ataau hyposulfite of soda yang disebut hypo atau fixer.

1851-Frederick Scott Archer memperkenalkan proses koloid.

1854-Andre Adolphe Eugene Disderi memperkenalkan rotating camera yang dapat merekam 8 citra berbeda dalam satu film saja. Setelah hasilnya dicetak di atas kertas albumen, citra tersebut dipotong menjadi 8 bagian terpisah dan direkatkan pada lembaran kartu. Kartu ini menjadi inspirasi penyebutan (fr:carte de visite, bahasa Inggris:visiting card)

1861-Foto berwarna yang pertama diperkenalkan James Clerk Maxwell.

1868-Louis Ducos du Hauron mematenkan metode subtractive color photography.

1871-Richard Maddox menemukan film fotografis dari emulsi gelatin.

1876-F. Hurter & V. C. Driffield memulai evaluasi sistematis pada kepekaan emulsi fotografis yang kemudian dikenal dengan istilah sensitometri.

1878-Eadweard Muybridge membuat sebuah foto high-speed photographic dari seekor kuda yang sedang berlari.

1887-Film Seluloid yang pertama diperkenalkan.

1888-Kodak memasarkan box camera n°1, kamera easy-to-use yang pertama.

1889-Gabriel Lippmann menemukan reproduksi warna pada foto.

1891-Thomas Alva Edison mematenkan kamera kinetoskopis (motion pictures).

1895-Auguste and Louis Lumiere menemukan cinematographe.

1898-Kodak memperkenalkan produk kamera folding Pocket Kodak.

1900-Kodak memperkenalkan produk kamera Brownie.

1901-Kodak memperkenalkan 120 film.

1902-Arthur Korn membuat teknologi phototelegraphy yang mengubah citra menjadi sinyal yang dapat ditransmisikan melalui kabel. Wire-Photos digunakan luas di daratan Eropa pada tahun 1910 dan transmisi antarbenua dimulai sejak 1922.

1907-Autochrome Lumiere merupakan pemasaran proses fotografi berwarna yang pertama.

1912-Vest Pocket Kodak menggunakan 127 film.

1913-Kinemacolor, sebuah sistem "natural color" untuk penayangan komersial, ditemukan.

1914-Kodak memperkenalkan sistem autographic film.

1920-Yasujiro Niwa menemkan peralatan untuk transmisi phototelegraphic melalui gelombang radio.

1923-Doc Harold Edgerton menemukan xenon flash lamp dan strobe photography.

1925-Leica memperkenalkan format film 35mm pada still photography.

1932-Tayangan berwarna pertama dari Technicolor bertajuk Flowers and Trees dibuat oleh Disney.

1934-Kartrid film 135 diperkenalkan, membuat kamera 35mm mudah digunakan.

1936-IHAGEE membuat Ihagee Kine Exakta 1. Kamera SLR 35mm yang pertama.

1936-Kodachrome mengembangkan multi-layered reversal color film yang pertama.

1937-Agfacolor-Neu mengembangkan reversal color film.

1939-Agfacolor membuat "print" film modern yang pertama dengan materi warna positif atau negatif.

1939-View-Master memperkenalkan kamera stereo viewer.

1942-Kodacolor memasarkan "print" film Kodak yang pertama.

1947-Dennis Gabor menemukan holography.

1947-Harold Edgerton mengembangkan rapatronic camera untuk pemerintah Amerika Serikat.

1948-Kamera Hasselblad mulai dipasarkan.

1948-Edwin H. Land membuat kamera instan yang pertama dengan merk Polaroid.

1952-Era 3-D film dimulai.

1954-Leica M diperkenalkan.

1957-Asahi Pentax memperkenalkan kamera SLRnya yang pertama.

1957-Citra digital yang pertama dibuat dengan komputer oleh Russell Kirsch di U.S. National Bureau of Standards (sekarang bernama National Institute of Standards and Technology, NIST).

1959-Nikon F diperkenalkan dipasar.

1959-AGFA memperkenalkan kamera otomatis yang pertama, bernama Optima.

1963-Kodak memperkenalkan Instamatic.

1964-Kamera Pentax Spotmatic SLR diperkenalkan.

1973-Fairchild Semiconductor memproduksi sensor CCD skala besar yang terdiri dari 100 baris dan 100 kolom.

1975-Bryce Bayer dari Kodak mengembangkan pola mosaic filter Bayer untuk CCD color image sensor.

1986-Ilmuwan Kodak menemukan sensor dengan kapasitas megapiksel yang pertama.

2005-AgfaPhoto menyatakan bangkrut. Produksi film konsumen bermerk Agfa terhenti.

2006-Dalsa membuat sensor CCD dengan kapasitas 111 megapixel, yang terbesar saat itu.

2008-Polaroid mengumumkan penghentian semua produksi produk film instan berkaitan dengan semakin berkembangnya teknologi citra digital.

2009-Kodak mengumumkan penghentian film Kodachrome. (sumber sejarah : wikipedia).


Demikian artikel saya kali ini seputar pengertian, prinsip dan sejarah singkat fotografi dunia. Masih banyak artikel yang akan saya coba bahas seputar dunia kemera digital dan fotografi saja.  Semoga bermaanfaat bagi kalian para pembaca dan penyuka dunia fotografi. Terima kasih.
Load disqus comments

0 komentar