9/10/2017

Cara atau Teknik Menggunakan Smartphone iPhone 6S Untuk Fotografi

Berbicara masalah smartphone, tidak lepas dari yang namanya kamera. Semua smartphone pasti memiliki fitur ini. Bahkan kualitas gambar yang dihasilkanpun tidak kalah dengan hasil jepretan kamera DSLR, Prosummer atau jenis kamera lainnya. Namun demikian, tidak semua brand atau merek smartphone memiliki spesifikasi kamera yang benar – benar bagus. Sebutlah yang memiliki spesifikasi bagus dan terkenal seperti merek Samsung, OPPO, Sony dan IPhone. Apabila kalian tahu teknik fotografi, kalian bisa memanfaatkan kamera ponsel untuk kegiatan fotografi, bukan hanya untuk selfie. Kalian bisa melakukan fotografi macro, atau membuat efek blur dan lain sebagainya hanya berbekalkan kamera phone tersebut. Sebagai contoh, di sini saya menggunakan kamera Smarphone IPhone 6S.

Cara menggunakan Smartphone untuk Fotografi dengan mudah tanpa harus menggunakan peralatan tambahan
Cara menggunakan Smartphone untuk Fotografi dengan mudah tanpa harus menggunakan peralatan tambahan


IPhone 6S merupakan salah satu smartphone yang dikeluarkan oleh Apple Inc. sekitar bulan September tahun 2015. IPhone 6S hadir untuk menandingi rivalnya dalam dunia gadget yaitu Samsung. Spesifikasi untuk ponsel canggih ini cukup mumpuni, terutama untuk fitur kamera. IPhone 6S dibekali kamera dengan spesifikasi kamera  belakang 12 MP, 4608 x 2592 pixels, phase detection autofocus, dual LED (dual tone) flash, Geo-tagging, simultaneous 4K video and 8 MP image recording, touch focus, face/ smile detection, HDR photo/ panorama) video 2160p@30fps, 1080p@60fps, 1080p@120fps, 720p@240fps dan juga kamera depan dengan spesifikasi 5 MP, 1080p@30fps, 720p@240fps, face detection, HDR, Panorama. Dengan spesifikasi kamera yang cukup bagus tersebut, maka smartphone ini bisa digunakan untuk mengambil foto dengan hasil yang bagus dan berkualitas, artinya kita bisa menggunakannya untuk fotografi bila kita tidak memiliki kamera DSLR maupun Prosummer.

Fotografi dengan menggunakan kamera smartphone caranya cukup mudah, hanya diperlukan imaginasi dan juga teknik yang benar. Pada artikel kali ini, saya akan memberikan beberapa tips atau cara atau teknik fotografi dengan menggunakan kamera smartphone iPhone 6S. Cara ini sebenarnya bisa juga diterapkan dengan smartphone jenis lainnya misalnya Samsung, OPPO, ASUS, Sony dan merek lainnya. Tidak perlu panjang lebar, langsung saja kita bahas satu persatu.

Pertama

Sudah pasti siapkan smartphone iPhone 6S dan buka aplikasi kamera.
Kalian bisa melihat menu HDR pada frame tersebut. Apa sih HDR itu? Apa fungsinya? HDR atau High-Dynamic-Range adalah serangkaian teknik yang digunakan dalam fotografi untuk menghasilkan sebuah jangkauan pencahayaan dinamis yang lebih besar dibandingkan dengan teknik fotografi standard. Maksudnya adalah gambar yang dihasilkan lebih detail, pencahayaan yang dihasilkan diolah sedemikian rupa sehingga hasilnya lebih cerah dan detail dari aslinya. Kita ambil contoh objek foto yang berada di bawah pohon rindang pada saat cahaya matahari bersinar cerah. Normalnya kamera akan memilih salah satu, menaikkan exposure sehingga bagian yang teduh akan terlihat jelas (fokus) atau menurunkan exposure sehingga bagian yang cerah yang akan terlihat jelas. Ketika fitur HDR ini kita gunakan, kombinasi keduanya yang akan diambil, sehingga dihasilkan gambar atau foto dengan kualitas yang baik.

Symbol di sebelah HDR adalah flash yang gambarnya seperti petir. Fungsinya sudah pasti untuk menyalakan lampu LED atau Flash yang letaknya di sebelah lensa kamera. Flash sebaiknya digunakan ketika kita mem-foto objek ditempat yang pencahayaannya kurang (agak gelap). Flash akan membuat objek foto menjadi lebih terang. Namun perlu diperhatikan apabila kita membidik objek ditempat yang sangat minim cahaya dan kita menyalakan flash hasil fotonya kurang bagus bahkan terkadang objek terlihat kemerah-merahan itu dikarenakan fitur pada kamera smartphone tidak secanggih pada kamera DSLR.

Kedua

Selfie merupakan kegiatan yang sering dilakukan oleh sebagian besar masyarakat kita, terutama para anak muda jaman sekarang ini. Lalu bagaimana jika kita ingin berfoto berdua dengan pasangan kita tetapi tidak ada orang yang membantu? Tidak usah ambil pusing, kamera iPhone 6S sudah dibekali fitur timer dengan rentan waktu 3 detik atau 10 detik. Jadi kita tinggal taruh ponsel pintar kita di depan kita, misalnya ditaruh dimeja kalau foto di dalam ruangan atau ketika di outdoor bisa diletakkan ditempat yang rata, maka otomatis kamera akan mem-foto sendiri.

Dari segi fitur, ada salah satu fitur yang sebaiknya jangan kalian gunakan. Fitur tersebut adalah Zooming atau perbesar, karena akan membuat foto yang dihasilkan pecah bahkan tidak focus sama sekali. Mengapa demikian, karena lensa dan sensor kamera tidak sebagus lensa DSLR.

Ketiga

Untuk tahap ini, saya akan memberikan sedikit teknik  pengambilan foto yang benar. Ada beberapa teknik yang sebenarnya sangat mudah dilakukan asal kita tahu dasarnya.

Beberapa teknik fotografi diantaranya sebagai berikut :


Posisi Tubuh.

Apabila kita melakukan jepretan foto, usahakan posisi tubuh stabil untuk meminimalisir terjadinya goncangan karena kamera iPhone 6S belum memiliki stabilizer. Apabila terjadi goncangan maka foto yang dihasilkan sama sekali tidak focus dan blur semua.

Teknik blurring.

Kita mungkin mengenal teknik ini dengan istilah objek fotonya fokus namun background-nya nge-blur atau samar-samar tidak jelas atau tidak focus. Cara melakukan teknik ini adalah jarak antara objek dan kamera harus dekat. Ketika kamera smartphone kita dekatkan pada objek, maka autofocus akan bekerja. Arahkan kotak autofocus tepat pada objek yang akan menjadi focus kita tekan dan tahan kotak tersebut sampai mucul gambar matahari. Agar hasilnya lebih bagus pilih background yang luas misalnya background pegunungan, jangan di dalam ruangan ketika menggunakan teknik ini.

Contoh teknik blurring dengan smartphone iPhone 6S
Contoh teknik blurring dengan smartphone iPhone 6S

Teknik Levitasi.

Teknik ini merupakan teknik foto dengan objek yang terlihat seperti melayang di udara. Cara melakukan teknik ini, posisikan kamera serendah mungkin dekat dengan tanah. Kalau objeknya wanita, wanita tersebut harus melakukan loncatan kecil. Ketika posisi wanita tersebut di udara (melayang) segera ambil fotonya jangan sampai posisi wanita tersebut turun ke bawah dulu. Kenapa demikian?  Karena kalau foto diambil ketika posisi tersebut rambut wanita terkena hempasan angin dari bawah ke atas. Kelihatan sekali kalau wanita tersebut loncat (teknik jump shoot), sedangakan teknik ini foto yang dihasilkan harus benar-benar seperti orang melayang tanpa loncatan.

Teknik Levitasi dengan kamera smartphone
Teknik Levitasi dengan kamera smartphone

Posisi Smartphone


Yang terakhir, sebaiknya posisikan smartphone dalam posisi landscape ketika melakukan pemotretan, jangan landscape seperti pengambilan foto KTP. Mengapa demikian?  Karena dengan posisi seperti ini foto menjadi lebih hidup, background juga terlihat jelas.
Load disqus comments

0 komentar