11/10/2018

Wisata Fotografi Kota Tua Jakarta dengan Kereta Commuter

DKI Jakarta merupakan Ibukota dari Indonesia, kalian semua tentunya sudah mengetahui tentang hal ini. Namun yang jadi pertanyaan adalah Apakah kalian sudah pernah berkunjung ke Ibukota kita ini untuk liburan? Atau setidaknya pernah melewati kota ini?

Landscape Wisata Kota Tua Jakarta seperti Museum Fatahillah, Taman Fatahillah, Patung Orang, Toko Merah, Museum Bank Indonesia
Potret Wisata Kota Tua Jakarta seperti Museum Fatahillah, Taman Fatahillah, Patung Orang, Toko Merah, Museum Bank Indonesia dan masih banyak objek wisata lainnya

Jakarta merupakan kota metropolitan dimana hampir semua kebutuhan dan fasilitas umum tersedia di sana. Mulai dari stadion, rumah sakit, kawasan perumahan elite, tempat hiburan, gedung pencakar langit, perusahaan besar dan yang pasti ada kantor pusat pemerintahan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Dari banyaknya tempat yang tersedia di Jakarta, ada salah satu tempat yang menjadi destinasi wisata yaitu Kota Tua. Kota tua Jakarta juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama yang memiliki luas 1,3 kilometer persegi (menurut data di wikipedia) yang melintasi jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka). Untuk mencapai lokasi ini bisa menggunakan berbagai jenis transportasi, baik transportasi pribadi, transportasi online (example : Grab dan GoCar/ GoJek) maupun transportasi umum. Bagi kalian yang lokasinya dekat pastinya bisa menggunakan kendaraan pribadi baik itu sepeda, sepeda motor maupun mobil. Tetapi apabila kalian berlokasi di luar Jakarta bisa menggunakan trasnportasi umum karena hal ini bisa menghemat pengeluaran kalian termasuk bisa menghindari kemacetan.

Ada berbagai transportasi umum yang bisa kalian gunakan ada bus, angkot, bajaj, dll. Tetapi di kota yang modern sekarang ini sudah disediakan Bus Trans Jakarta dan juga ada kereta (KRL) yang melayani berbagai rute yang kalian inginkan. KRL adalah jenis transportasi yang saya rekomendasikan apabila lokasi tempat tinggal kalian berada jangkauan KRL. Karena saya tinggal di BSD Tangerang, maka saya akan memberikan gambaran rute dari stasiun Serpong menuju ke Kota Tua.

Letak Stasiun yang ada di BSD Tangsel yaitu Rawa Buntu dan Serpong
Letak Stasiun yang ada di BSD Tangsel yaitu Rawa Buntu dan Serpong

Rute KRL dari BSD Tangerang Menuju Kota Tua

Untuk naik KRL ini ada sedikit perbedaan dengan kereta antar propinsi yang sering kalian gunakan untuk bepergian jauh atau mungkin ketika mudik lebaran. Perbedaan tersebut terletak pada proses pembayaran tiket. Pembayaran tiket KRL sudah menggunakan sistem Cashless (tanpa uang fisik untuk membayar tiket). Kalian yang baru pertama kali mencoba untuk menaiki KRL harus membeli kartu Commuter pada loket yang berada di masing masing stasiun.
Kartu Commuter Line Jakarta
Kartu Commuter Line Jakarta

Seingat saya untuk satu kali menaiki KRL menuju Kota Tua kita membayar Rp 18 ribu, sudah dapat kartu dan saldo untuk sekali jalan. Kartu ini bisa digunakan berulang kali apabila kalian sering menggunakan transportasi ini, namun kalian harus mengisi saldo terlebih dahulu misalkan Rp 100 ribu supaya awet dan tidak sering isi ulang. Cara menggunakan kartu ini sangat mudah, cukup tempelkan saja pada scanner pada peron masuk.

Sebenarnya apabila kalian sudah memiliki e-money (misalnya E-Toll Mandiri) kalian tidak perlu lagi membeli kartu Commuter, karena E-Toll juga bisa digunakan untuk transaksi pembayarannya. Namun kalian tidak bisa langsung scan pada pintu masuk, kalian harus aktivasi/registrasi terlebih dahulu. Caranya sangat mudah di dekat pintu masuk disediakan box hitam untuk cek saldo & aktivasi, cukup kalian tempelkan pada scanner sampai saldo E-Toll muncul di layar baru setelah itu kalian scan pada pintu masuk (Aktivasi ini dilakukan hanya pertama kali saja). Satu hal yang perlu kalian ketahui, E-Toll ini hanya bisa digunakan untuk satu orang saja, maksudnya sebagai contoh kalian berdua bersama pasangan kalian dan menggunakan hanya satu E-Toll saja, itu tidak bisa, kalian harus punya dua E-Toll.
E-Money (Ex. E-Toll) yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran elektronik Commuter Line
E-Money (Ex. E-Toll) yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran elektronik Commuter Line

Apabila kalian bertempat tinggal atau berada di wilayah BSD Tangerang Selatan untuk mencapai Kota Tua menggunakan Kereta Commuter ini rutenya cukup mudah. Ada 2 stasiun yang bisa kalian bisa gunakan sebagai titik awal keberangkatan kereta, yaitu Stasiun Serpong (sebelah Pasar Serpong) dan Stasiun Rawa Buntu. Naiklah kereta jurusan Stasiun Pasar Minggu jangan sampai salah jurusan nanti malah ke Parung Bogor. Setelah sampai di Stasiun Pasar Minggu kalian turun dan berpindah ke kereta jurusan Manggarai. Kalian harus menyeberang rel terlebih dahulu karena kereta berada pada jalur yang berbeda. Setelah kalian sampai di Stasiun Manggarai turun kembali dan berpindah lagi ke kereta Jurusan Jakarta Kota. Akhirnya setelah 3 kali berganti kereta kalian sampai di Stasiun Jakarta Kota ini, yang sebenarnya kalian sudah sampai di wilayah Kota Tua Jakarta. Jangan sampai salah arah ketika akan menuju ke Kota Tua ini, ketika kalian keluar dari Stasiun ambil arah kanan melalui trotoar yang mengarah ke lampu merah. Tidak usah panik bagaimana kalian menyebrangi jalannya karena tidak ada JPO, ada lorong bawah tanah sebagai tempat menyebrangnya dan di lorong tersebut ada banyak ruko yang menjual berbagai macam aksesoris atau oleh-oleh. Keluar dari lorong tersebut kalian akan disuguhi sebuah museum yang cocok sebagai salah satu spot Foto yang bagus.

Tempat Penyebrangan Orang Bawah Tanah di stasiun Jakarta Kota, Kota Tua
Tempat Penyebrangan Orang Bawah Tanah di stasiun Jakarta Kota, Kota Tua

Objek Wisata Kota Tua

Setelah sekitar 200 meteran dari stasiun Jakarta Kota Kalian berjalan kaki, kalian akan disambut dengan berbagai macam patung orang dengan kostum yang berbeda-beda. Pastinya patung ini sering masuk media elektronik,  karena saya sebenarnya juga penasaran melihat langsung patung orang ini makanya saya mendatangi Kota Tua ini.

Stasiun Jakarta Kota
Stasiun Jakarta Kota
Patung Orang Jenderal Soedirman
Patung Orang Jenderal Soedirman
Manusia Batu Tentara Indonesia
Manusia Batu Tentara Indonesia
Manusia batu Melayang
Manusia batu melayang
Manusia batu Penjaga Kota Tua
Manusia batu Penjaga Kota Tua


Museum Bank Indonesia

Museum inilah yang akan kalian temui pertama kali ketika kalian keluar dari terowongan penyebrangan. Bangunan besar dan kokoh ini terlihat cukup menarik karena dari sudut kamera terasa apik sebagai background sebuah foto. Apabila kalian seorang muslim ketika berada dia area museum BI ini dan mau menjalankan sholat, ada sebuah masjid yang letaknya berada dibelakang bangunan. Arsitektur masjidnyapun cukup menarik untuk dijadikan objek bidikan kamera kalian.

Wisata Kota Tua Jakarta
Wisata Kota Tua Jakarta
Masjid Baitul Iman Kota Tua Jakarta
Masjid Baitul Iman Kota Tua Jakarta


Toko Merah

Bangunan yang dominan berwarna merah ini konon sudah dibangun sejak ratusan tahun silam, melewati zaman kolonial dan katanya sempat menjadi toko milik pedagang dari China. Menurut beberapa sumber yang saya dapatkan, Toko Merah merupakan bangunan tertua yang ada di Kota Tua ini dan dibangun pada tahun 1730. Konon pada zaman itu, bangunan ini awal mulanya adalah rumah seorang Gubernur Jenderal VOC, Willem Baron van Imhoff.

Toko Merah Kota Tua
Toko Merah Kota Tua


Museum Fatahillah

Bisa dikatakan museum ini adalah icon-nya Kota Tua, karena sebagian besar orang mengenal kota tua dengan museumnya Fatahillah ini. Fatahilla sebenarnya bukan nama resmi dari museum ini, nama resminya adalah Museum Sejarah Jakarta namun terletak di Jalan Fatahillah dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi. Banyak orang yang berfoto dengan background bangunan ini karena memiliki ciri khas dari segi arsitektur bangunannya.

Museum Fatahillah Kota Tua Jakarta dengan Tamannya yang luas
Museum Fatahillah Kota Tua Jakarta dengan Tamannya yang luas


Taman Fatahillah

Ada juga hamparan luas atau bisa dikatakan seperti lapangan yang sebenarnya ini adalah sebuah Taman yang dahulunya adalah sebuah Alun – alun. Mungkin kalain pernah melihat acara di televisi yang memperlihatkan artisnya jalan-jalan ke Kota Tua dan menaiki sepeda ontel tua di sebuah area lapangan, nah di sinilah tempatnya. Kalian bisa berbaur dengan banyak orang sambil berfoto.

Taman Fatahillah Kota Tua
Taman Fatahillah Kota Tua

Sebenarnya masih ada beberapa tempat lain yang menarik untuk kalian kunjungi, namun penulis hanya bisa membagikan sedikit informasi ini saja, karena cukup melelahkan keliling area Kota Tua ini dengan berjalan kaki. Mungkin lain kesempatan bisa explore lebih banyak lagi dari tempat ini.
Load disqus comments

0 komentar