10/07/2017

Mengenal Lebih Dalam Jenis Lensa dan Filter Pada Kamera DSLR Bagi Pemula

Jika kita berbicara mengenai kamera DSLR, maka lensa adalah salah satu hal yang paling penting dan wajib dimiliki oleh seorang fotografer. Kenapa hal tersebut wajib, karena tanpa lensa sebuah kamera tidak akan dapat berfungsi dan tidak dapat digunakan. Setiap jenis lensa menghasilkan efek dan kualitas gambar yang berbeda - beda. Dengan bermain lensa, kita bisa menghasilkan foto dengan gambar yang relatif berbeda dan nilai seninya juga berbeda. Di sini kita akan membahas berbagai jenis lensa yang biasa digunakan dalam dunia fotografi dan juga contoh hasil jepretannya. Satu lagi, kita juga akan sedikit membahas jenis Filter lensa.


Jenis Lensa Pada Kamera DSLR :


WIDE LENS

Mungkin kita sering melihat foto hasil jepretan kamera dalam majalah traveling yang hasilnya jauh lebih baik daripada foto yang pernah kita ambil. Atau mungkin foto arsitektur yang memungkinkan untuk memotret sebuah ruangan besar dengan sekali jepret. Pertanyaannya mungkin yang ada pada pikiran kita adalah, kenapa kamera saya tidak bisa mencapai kelebaran sepeti itu?

Lensa Wide Angle Merek Nikon. Lensa ini dapat digunakan untuk fotografi portrait dan bisa menghasilkan efek sedikit melengkung mirip fish eye
Lensa Wide Angle Merek Nikon. Lensa ini dapat digunakan untuk fotografi portrait dan bisa menghasilkan efek sedikit melengkung mirip fish eye 

Lensa wide angle lah yang menjawab pertanyaan kalian tersebut. Jenis lensa ini sangat disukai oleh para fotografer yang sering memotret landscape. Kelebihan dari lensa jenis ini adalah ia menghasilkan foto dengan ruang yang lebih lebar, memberikan efek terlihat lebih luas daripada jenis lensa lainnya.

Lensa ini masih bisa dikategorikan wide, jika nomor mm yang ia miliki antara 12-24 mm. Lensa ini akan cocok jika digunakan ketika traveling, karena ia akan memberikan ruang yang lebih luas bagi kita untuk memasukkan objek ke dalam frame. Apalagi jika kamera yang kita miliki adalah kamera dengan hasil full frame. Ini akan memberikan efek yang lebih bagus daripada kamera dengan hasil standard.

Jenis lensa wide ini tidak cocok untuk foto portrait, karena ia akan memberikan distorsi pada wajah objek. Distorsi adalah efek melengkung pada wajah objek bidikan kita, tentunya kita tidak menginginkan foto portrait kita gagal karena distorsi.

Wide lens mempunyai range yang bermacam-macam. Jika kita membeli kamera DSLR, biasanya ada lensa bawaan yang mempunya range 16-55 mm. Lensa jenis ini termasuk lensa multifungsi, karena ia bisa dipakai wide dan normal. Namun jika kita menginginkan hasil yang lebih lebar, saya sarankan untuk bermain di lensa dengan range 16mm kebawah. Karena dengan range seperti itu, maka ruang yang didapat di dalam frame menjadi lebih lebar lagi dan tentunya hasil foto kita akan menjadi lebih baik.

Contoh foto hasil jepretan lensa wide angle
Contoh foto hasil jepretan lensa wide angle

Tetapi kita harus hati-hati dalam memilih lensa wide, karena jika terlalu kecil nomor mm lensanya, maka distorsi akan terlihat. Lensa dibawah 12 mm akan menimbulkan efek cembung yang biasa dikenal dengan fish eye.

TELEPHOTO LENS

Mungkin kita pernah melihat lensa dengan bentuk fisik besar yang digunakan oleh para fotografer ketika memotret suatu event olahraga misalnya sepak bola, jenis lensa seperti itu biasanya disebut dengan telephoto lens (lensa tele). Kelebihan dari lensa ini adalah ia dapat melakukan zooming dengan jarak yang cukup jauh. Bayangkan kita memotret sebuah aktivitas olahraga seperti sepak bola dengan menggunakan lensa wide, maka hasilnya pasti akan jelek. Karena antara fotografer dan objek sangat jauh, sehingga diperlukan lensa yang bisa menghasilkan gambar lebih dekat.

Lensa Tele atau zooming yang biasa digunakan fotografer pada event olahraga seperti sepak bola
Lensa Tele atau zooming yang biasa digunakan fotografer pada event olahraga seperti sepak bola

Selain untuk memotret jauh, lensa ini juga dapat mempersempit ruang yang ada dalam foto. Selain itu, ketika kita zooming, lensa ini dapat memberikan efek bluring yang cukup cantik pada background. Jadi point of interest kita akan semakin terlihat jelas dalam foto.

MACRO LENS

Jika kita memotret benda terlalu dekat, terkadang lensa kita tidak bisa menggapai titik fokus dari benda tersebut. Contohnya adalah ketika kita memotret binatang yang relatif kecil, seperti kumbang yang hinggap pada bunga,atau butir-butir embun air pada daun. Ini dikarenakan setiap lensa memiliki titik fokus maksimal. Jika kita ingin memotret benda kecil, maka lensa makro adalah jawabannya. Lensa ini biasanya digunakan untuk memotret benda-benda kecil yang sulit untuk dilihat secara kasat mata.

Lensa makro merek Canon yang dapat digunakan untuk teknik fotografi maro
Lensa makro merek Canon yang dapat digunakan untuk teknik fotografi maro

Lensa jenis ini bisanya digunakan oleh para fotografer fauna, mungkin kita pernah melihat di majalah satwa, sebuah foto belalang yang super close up, sehingga detail dan juga tekstur dari kepala binatang ini terlihat jelas. Untuk menghasilkan foto seperti ini, hanya bisa dilakukan dengan menggunakan lensa macro.

Contoh hasil jepretan kamera dengan lensa macro
Contoh hasil jepretan kamera dengan lensa macro

FISH EYE LENS

Di bawah wide ada lensa fish eye. Fish eye merupakan jenis lensa yang memberikan efek distorsi. Distorsi yang dihasilkan akan membuat foto terlihat seperti memakai cermin cembung. Apabila memotret objek wajah manusia dengan lensa ini, maka distorsi yang dihasilkan akan membuat wajah sang objek seperti ditarik. Secara visual, ini akan menimbulkan efek comic dan juga lucu pada foto yang kita ambil. Efek fish eye bisa juga kalian coba menggunakan aplikasi fisheye untuk smartphone walaupun hasilnya tidak sebagus dengan lensa asli fish eye.

Jenis lensa Fish eye milik Canon dengan kualitas yang bagus
Jenis lensa Fish eye milik Canon dengan kualitas yang bagus

Sebagai contoh, lihat gambar di bawah. Terlihat distorsi yang melengkung dari background dan juga objeknya.

Hasil jepretan dengan lensa Fish eye Canon EF 8-15mm F/4
Hasil jepretan dengan lensa Fish eye Canon EF 8-15mm F/4

FILTER LENSA

Filter merupakan suatu alat yang berfungsi sebagai pelindung untuk lensa kamera DSLR. Akan tetapi filter pun dapat menjadi alat untuk menambah cantik gambar yang dihasilkan. Lensa kamera sangat sensitif, dengan goresan sedikit saja dapat merusak lensa kamera, lensa bisa baret. Filter ini dibuat dengan tujuan dapat melindungi lensa kamera, diciptakan untuk melindungi lensa kamera, filter ini ditempatkan pada bagian depan lensa, filter ini memiliki bentuk mirip dengan tutup lensa namun berbahan kaca yang biasanya anti gores.

Ada 2 jenis filter lensa. Jenis pertama yaitu filter untuk mengoreksi warna saja, kedua yaitu filter untuk menambahkan efek pada foto yang dihasilkan.

Berikut Contoh dari Jenis Filter Lensa:


Filter Ultra Violet

Filter ini dipakai sebagai pelindung sekaligus penyaring berlebihan sinar ultra violet masuk ke dalam kamera. Warna yang ditimbulkan gambar tidak dipengaruhi oleh filter jenis ini.

Filter Lensa Ultra Violet
Filter Lensa Ultra Violet

Filter Skylight

Warna biru langit dapat muncul dengan adanya filter ini. Selain itu, reduksi sinar ultra violet dapat juga dilakukan oleh filter jenis ini.

Filter Lensa Skylight
Filter Lensa Skylight

Filter Polarizing

Pantulan bayangan yang ditimbulkan oleh kaca, dapat dihilangkan dengan filter jenis ini. Filter jenis ini juga dapat digunakan dalam menggelapkan warna langit.

Filter Lensa Polarizing
Filter Lensa Polarizing

Filter Diffuser atau Soft

Efek soft pada objek dapat diberikan oleh filter jenis ini. Filter jenis ini umumnya digunakan untuk memotret atau mengambil gambar manusia, efek yang dimilikinya mendekati efek yang dimiliki oleh aplikasi Photoshop.

Filter Lensa Diffuse

Load disqus comments

0 komentar